Legenda

Membuang Aura Panas dan Kesialan di Kawah Domas

Air panas dan asap yang menyembur dari lubang-lubang di kawah dapat digunakan sebagai media terapi pembersihkan aura buruk. Duduk di tengah Kawah Domas, diyakini mengganti  aura negatif dengan aura positif.

***********

Kawah di Gunung Tangkuban Perahu yang jumlahnya ada sembilan itu memang dikategorikan kawah aktif yang sewaktu-waktu dapat meletus memuntahkan lava dan lahar panas. Sembari menikmati hawa dingin pegunungan, pengunjung juga dapat merasakan panas yang berasal dari belerang di dasar kawah gunung. Salah satu kawah yang masih aktif dan terus menyemburkan panas yakni Kawah Domas.

Kawah Domas terletaknya  sekitar 3 kilometer dari Kawah Ratu. Untuk mencapainya juga harus terlebih dahulu berjalan kaki menyusuri jalan setapak, menembus hutan lebat yang kondisinya masih alami. Karena medannya yang sulit, menjadikan kawah ini jarang didatangi pengunjung.

Kawah Domas lebih menyerupai sebuah lembah yang di sampingnya terdapat jurang menganga yang sangat tinggi. Untuk berkunjung ke tempat ini memang harus hati-hati dan membutuhkan persiapan terutama stamina yang prima.

Lokasi kawah yang berada di tengah hutan kerap meminta korban pengunjung. Kabut yang setiap saat muncul membuat lokasi menjadi kekurangan oksigen. Sehingga, tak jarang ada pengunjung yang jatuh pingsan, setelah menempuh perjalanan jauh menyusuri hutan dengan keadaan cuaca yang minim oksigen.

Itu sebabnya, jasa pemandu memang sangat penting. Selain mereka dapat membantu jika terjadi sesuatu di jalan, para pemandu itu juga dijadikan sebagai teman mengobrol. “Sangat berbahaya memang jika harus berkunjung sendiri. Sebab, lokasi hutan yang masih asli kerap didapati binatang buas. Belum lagi kalau kabut sudah turun, pengunjung dikhawatirkan bakal tersesat karena medannya yang sangat berat,” terang Jumadi (40), kepala pemandu wisata Kawah Domas.

Aura Panas

Walaupun  dalam status aktif, Kawah Domas terbilang aman   dikunjungi. Siapapun yang datang ke tempat ini bakal disuguhi dengan pemandangan dasar sebuah gunung yang berisikan material batu, lumpur dan tentunya asap panas yang sesekali menyembur dari beberapa lubang kecil yang ada di dasar kawah.

Yang menarik, pengunjung juga dapat langsung menguji air kawah yang bergolak dengan suhu rata-rata hampir mencapai seratus derajat celcius. Sehingga, jika sebutir telur direndam di dalam air panas Kawah Domas, hanya dalam waktu tiga menit saja, telur itu akan matang dan siap untuk disantap.

Namun, tak hanya pengalaman menarik itu saja yang bakal di dapatkan di Kawah Domas. Konon, air panas dan asap yang menyembur dari lubang-lubang di kawah ini juga dapat digunakan sebagai media terapi. Salah satu yang paling banyak diburu yakni untuk membersihkan aura buruk atau aura panas yang dimiliki seseorang.

Aura buruk atau aura panas yang dimiliki seseorang pasti akan berdampak tidak baik juga bagi orang tersebut. Nah, dengan duduk di tengah Kawah Domas, diyakini aura buruk dan panas itu bakal sirna diganti dengan aura positif yang efeknya baik bagi diri dan orang lain.

Tentang kepercayaan yang satu ini, Abah Suradi (73), juru kunci Kawah Domas tak membantahnya.  Menurut laki-laki yang juga merangkap profesi menjadi pemandu wisata ini, panas dari Kawah Domas memang dapat digunakan untuk terapi.

Selain terapi yang biasanya sudah lazim dengan menggunakan panas belerang dari gunung berapi, Kawah Domas juga dapat dijadikan alternatif untuk mengusir aura buruk dan panas yang dimiliki oleh seseorang.

Abah Suradi meyakini, mitos itu merupakan berkah yang tak terhingga dari tempat wisata yang dikelolanya itu. Selain tidak membutuhkan biaya banyak, terapi pengusiran aura buruk dan panas itu juga dapat dilakukan secara sederhana, oleh siapapun dan tidak perlu mendapatkan bimbingan dari para ahli.

Dikatakan Abah Suradi, cara mengusir aura buruk dan panas di Kawah Domas juga cukup unik. Seseorang tinggal datang ke tengah kawah yang memang sepintas terlihat sangat mengerikan. Kepulan asap yang membubung tinggi serta gemuruhnya air panas yang sedang bergolak seringkali menciutkan nyali seseorang untuk mau terjun ke tengah dasar kawah.

Hawa panas memang akan terasa saat langkah kaki berada di tengah kawah. Namun, tidak perlu khawatir dengan asap belerang. Asap belerang di Kawah Domas tergolong aman, tidak mengandung racun sehingga akan memudahkan siapapun untuk bermain di tengah kawah.

“Kawah ini memang paling aman. Siapapun dapat terjun langsung ke tengah kawah dan tidak perlu takut terjadi apa-apa, karena kita sangat ketat memantau keadaan kawah di gunung ini,” terang Abah Suradi.

Tentang khasiat mengusir aura, Abah Suradi juga meyakini mitos itu berasal dari legenda terbentuknya Kawah Domas yang memang tercipta dari seorang putri keraton yang dikenal sangat cantik dan awet muda. Khasiat mengusir aura panas dan buruk itu merupakan berkah dari Ratu Dayang Sumbi.

Kaum wanita yang ingin tetap terlihat awet muda dan cantik dapat memanfaatkan kepulan asap dan air panas di kawah ini. Selain dengan cara berendam, air panas itu juga dapat dijadikan sarana untuk mandi dan mencuci muka. Sementara, bagi yang senang dengan terapi sauna, kepulan asap yang keluar dari beberapa lubang juga dapat dimanfaatkan. Caranya pun cukup dengan menelungkupkan muka ke arah lubang-lubang tersebut, kemudian di lubang yang lain ditiup, sehingga kepulan asap pun akan keluar. Tidak perlu takut menghirup gas beracun, karena kepulan asap itu juga aman walaupun dihirup dalam keadaan sangat dekat.

Untuk lebih afdholnya, Abah Suradi mengingatkan agar sebelum melaksanakan terapi terlebih dahulu menggelar semacam upacara kecil-kecilan. Tujuannya, untuk meminta restu kepada Ratu Dayang Sumbi agar hajat lebih mudah terkabul.

source : wirasel

Upacara itu hanya berupa menyerahkan sesaji berupa telur ayam kampung yang berwarna putih mulus sebanyak dua butir, rokok cerutu satu batang dan kembang setaman. Sesaji itu diletakkan di bibir air panas yang memancur paling besar yang ada di kawah itu. Lokasinya berada persis di bibir jurang. Biasanya, jika ritual berjalan mulus, sinyal gaib dan restu dari Dayang Sumbi pun akan turun. Bentuknya, berupa bisikan gaib. “Biasanya memang seperti itu. Kalau bisikan gaib dari tuan putri turun, hajat pun akan mudah terkabul,” terang Abah Suradi.

Namun, bagi yang tidak suka dengan lelaku seperti itu, Abah Suradi juga tidak mewajibkannya. Hanya saja, sebagai salah satu tokoh lelembut yang ada di tatar Pasundan, sebaiknya memang melobi gaib harus pula dengan cara gaib agar hasilnya lebih pas.

Selain dapat membuang aura buruk dan panas yang dimiliki seseorang, air panas dan uap belerang di Kawah Domas juga dipercaya dapat membuat wanita terlihat awet muda, lebih cantik dan lebih segar. Tak heran jika banyak kaum wanita yang mencoba peruntungan di tempat ini.

Tak hanya uap dan air panas saja yang dapat digunakan untuk terapi, lumpur dari Kawah Domas juga dapat digunakan untuk media pijat. Tujuannya, untuk melunturkan berbagai racun yang mengendap di tubuh. “Pokoknya, baik dari sisi medis maupun supranatural, kawah ini memang multi fungsi. Yang paling banyak diburu untuk pengusiran aura buruk dan kecantikan serta awet muda,” terang Abah Suradi. IC/VI/AND/28

 

Ingin tahu info-info tentang sejarah Indonesia, indonesia culture dan beragam budaya yang ada di negara ini. ayo kunjungi saja www.indonesiancultures.com disini kamu akan belajar banyak tentang budaya, adat yang pernah ataupun terjadi di Indonesia

Share
Published by
Wisnu