Posted On 25 Mei 2022

Maha Pralaya Borobudur, 928 Saka (1006 M)

Indonesian Culture 0 comments
IndonesianCultures.Com >> News >> Maha Pralaya Borobudur, 928 Saka (1006 M)

Erupsi  Merapi tahun 1006 Masehi adalah letusan  terdahsyat   sekaligus  memantik perubahan perjalanan riwayat kerajaan terbesar di Jawa.

Rekaman malapetaka ini tertulis dalam  Prasasti Pucangan dan Calcutta Stone yang berangka tahun 1041 Masehi. Prasasti yang dibuat pada masa Raja Airlangga dari Kerajaan Kahuripan, menuliskan dengan jelas telah terjadi maha pralaya pada wilayah Kerajaan Mataram kuno yang terjadi pada sekitar 928 caka atau 1006 Masehi.

Diperkirakan, gempa bumi menyertai pergerakan lahar yang menerjang  sebagian Candi Borobudur. Aktivitas tektonik ini diikuti dengan terjadinya guguran   debu yang membuat Candi Borobudur terkubur dan mengalami kerusakan.  Segera saja debu  subur dari perut bumi itu menumbuhkan vegetasi yang dalam waktu singkat menutup dan merubah taman indah menjadi hutan belantara.  

Semenjak itu Borobudur mulai ditinggalkan masyarakat Jawa . Ancaman Pralaya berikutnya masih terus mengancam karena posisi Borobudur yang dikepung  Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing dan Sindoro.

 

Ingin tahu info-info tentang sejarah Indonesia, indonesia culture dan beragam budaya yang ada di negara ini. ayo kunjungi saja www.indonesiancultures.com disini kamu akan belajar banyak tentang budaya, adat yang pernah ataupun terjadi di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Produk Kreatif Minilemon  Kembangkan Karakter Anak Berbasis Pendidikan Digital

  Bertempat di gedung Indosat, Surabaya, seminar hybrid dalam rangka hari Guru Nasional dan HUT…

Menparkraf Minta UNESCO Akui Tempe Indonesia Jadi Warisan Budaya Dunia

Setelah rendang duluan ngetop, tempe akan menyusul sebagai bagian daripada gastro diplomasi atau ekonomi berbasis…

Lorem Ipsum – 2244

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Sed do eiusmod tempor incididunt ut labore…