Posted On 14 Juli 2021

Pulau Bintan, Bandar Rempah Pra Kolonial

Wisnu 0 comments
IndonesianCultures.Com >> The Route >> Pulau Bintan, Bandar Rempah Pra Kolonial

Pada abad ke 13-16, pelabuhan dagang Teluk Bintan adalah pelabuhan dagang pra-kolonial.”

Catatan Sullatus Salatin.

Bintan memiliki sejarah maritim yang panjang dengan aktivitas perdagangan Internasional. Hal ini dapat dibuktikan dengan banyaknya ditemukan situs-situs arkeologi di wilayah ini yang mengarah pada adanya percampuran budaya dari para pejelajah samudra yang mampir atau bahkan singgah untuk memperbaiki kapal mereka.

Peta dan posisi Pulau Bintan yang sangat strategis, Source: shadyshack

Posisinya yang stategis membuat Pelabuhan Riau di Sungai Carang Tanjungpinang menjadi pelabuhan dagang yang ramai dikunjungi oleh para pedagang dari manca negara. Mereka umumnya datang dari pantai timur Sumatram, Selat Malaka, Semenanjung Melayu, Kalimantan dan Jawa.

Pada abad ke- 13 hingga 16, pelabuhan dagang Teluk Bintan tercatat dalam Sullatus Salatin. Catatan ini juga membuktikan jika Bintan adalah pelabuhan dagang pra-kolonial. Banyak orang menjuluki Bintan sebagai “Bumi Segantang Lada” karena hamparan pulau-pulau kecil yang indah seperti butiran lada.

Source: bjorn grotting

Kerajaan Bintan memberi sumbangan besar bagi pertumbuhan peradaban Melayu dan pertumbuah kawasan Malaka jauh sebelum kawasan tersebut menjadi zona dagang tersibuk pada masa kolonial. Salah satu kepulauan dengan keragaman etnis, dari Tionghoa, Bugis, Keling, Melayu, Jawa dan beberapa etnis lainnya.

Selain lada dan rempah-rempah lainnya, hasil utama dari Pulau Bintan adalah gambir. Pada masanya, gambir adalah sebuah komoditas penting dengan harga tukar yang tinggi. Pada masa itu semua orang masih membutuhkan gambir untuk kebiasaan menyirih.

 

Ingin tahu info-info tentang sejarah Indonesia, indonesia culture dan beragam budaya yang ada di negara ini. ayo kunjungi saja www.indonesiancultures.com disini kamu akan belajar banyak tentang budaya, adat yang pernah ataupun terjadi di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Syahbandar Sleko Saksi Kejayaan Jalur Perdagangan Semarang

Penampakan menara Syahbandar Sleko pada 1900 Source: jejakkolonial Hingga abad ke-18, Semarang masih memegang peran…

100 Orang Pemungut Cukai, Bukti Kebesaran Bandar Banjarmasin

  Begitu besar dan ramainya perdagangan di bandar ini, membuat Sultan harus menempatkan seorang mantri…

Malapetaka Pelabuhan Bergota Era Mataram Kuno

Ilustrasi ramainya Pelabuhan Semarang, Source: spiceislandblog Ketika Pelabuhan Bergota didangkalkan oleh lumpur, tak lagi kapal…