• Post author:
  • Post comments:0 Comments
  • Post category:Mistis
  • Post last modified:10 Januari 2022
  • Reading time:4 mins read

pesona mistis kebun raya bogor

Sisi mistis kebun raya yang merupakan icon dari kota Bogor ini memang menarik untuk dibicarakan. Banyak koleksi unik baik itu tanaman-tanaman langka atau bangunan kolonial yang terjaga secara bagus.

******************<>****************

 

Selain Kota Jakarta, provinsi ini juga mencakup Bogor yang hanya berjarak sekitar kurang dari satu jam perjalanan dari Kota Jakarta.

Bogor memiliki iklim yang sejuk karena ketinggiannya 190 hingga 330 meter di atas permukaan laut. Kebun Raya Bogor adalah salah satu ikon wisata Kota Bogor. Bak penyejuk di tengah kota hujan yang mulai beranjak menjelma menjadi sebuah kota modern lengkap dengan segala kesemrawutan lalu lintasnya.

Gubernur Jenderal Maetsuycker yang  pada sekitar  1650-1660 an berkunjung  ke daerah yang kemudian diberi nama  Buitenzorg. Iklimnya yang sejuk dengan alam yang masih alami membuatnya betah berlama-lama disana.  Kemudian ia  membangun sebuah villa peristirahatan sederhana.  Dan villa inilah yang menjadi cikal bakal sebuah kota yang kemudian bernama Bogor.

Pada sekitar  1677,  dimulai  pembukaan  hutan, saat pembukaan  lahan ini, para pekerja menemukan banyaknya timbunan pohon aren yang telah membusuk, yang oleh penduduk disebut Bogor. Nama inilah yang dipakai hingga saat ini. Upaya  Maetsuycker baru terwujud pada masa   Gubernur Jenderal Baron van Imhoff sekitar  1744. Imhoff lantas  membangun Istana.  Wilayah distrik Bloeboer bekas milik VOC tersebut diserahkan haknya kepada van Imhoff. Wilayah tersebut diberi nama Sans Soucci yang artinya tanpa beban.

 

pesona mistis kebun raya bogor 1

Daendels lanjut meluaskan istana dengan membangun lantai dua  pada  1809 dan dilanjutkan oleh  Baron van der Capellen. Namun akibat gempa pada 1834, istana berlantai dua tersebut  runtuh. Pada tahun yang sama, istana tersebut direnovasi menjadi hanya   satu lantai. Di sekitar Istana dibangun taman besar yang disebut Gouvernment tuin, kebun inilah  yang menjadi cikal bakal Kebun Raya. Sekitar 47 hektar tanah di sekitar Istana Bogor dijadikan lahan pertama untuk kebun botani. Kebun ini digagas oleh Prof CGC Reinwardt, botanis asal Jerman yang berada di Indonesia pada awal abad ke-19. Tepatnya pada tanggal 18 Mei 1817, dengan nama Slands Plantentuin atau Hortus Botanicus Bogoriensis.  Yang awalnya hanya   47 hektare,  pemerintah Inggris yang sempat berkuasa di Indonesia meluaskan kebun ini menjadi seluas seperti sekarang ini.

Ada tiga tanaman yang menjadi daya tarik kebun raya ini, Pertama, teratai raksasa yang didatangkan dari  Amazon di Brasil dengan diameter 1– 1,5 meter dan berbunga seminggu sekali. Kedua, pohon lici, menurut catatan, tanaman ini didatangkan langsung dari Negeri  China. Pohon Lici juga menjadi tanaman tertua yang berada di   di Kebun Raya Bogor.  Diperkirakan usian pohon lici itu sudah mencapai  187 tahun, sebuah usia yang cukup matang untuk ukuran sebuah pohon. Daya tarik tanaman ketiga adalah bunga bangkai. Tanaman endemik  asal dari Sumatera tersebut ditemukan pada 1878 oleh Beccari, seorang botanis asal Italia, kemudian diberikan kepada kebun raya.

Selain aneka ragam tanaman langka, Kebun Raya Bogor ini juga melestarikan beberapa bangunan kuno, yang paling terkenal adalah Istana Bogor.  Di sisi timur kebun ini terdapat monument atau tugu peringatan Lady Olivia Marine, istri Gubenur Jendral Inggris Sir Stamford Raffles,  yang memang sempat berkuasa beberapa tahun di Indonesia. Berikutnya, jalan kembar yang diberi nama Astrid yang dibangun untuk memperingati dan mengenang  kunjungan Ratu Astrid dari Belgia pada 1929 ke kebun raya ini.

Bangunan kolonial lain yang sarat sisi mistis adalah Komplek Pemakaman Belanda. Pemakaman ini dengan puluhan nisan ini memang sudah ada sejak sebelum kebun raya ini dibangun. Di area ini terdiri dari 42 makam, 38 nisan dengan nama jelas sementara sisanya nisan tanpa nama. Sebagian besar makam-makam tersebut dari kerabat Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Makam tertua yang ada di komplek pemakaman tersebut  adalah makam Cornelis Potmans, administrator obat berkebangsaan Belanda, yang wafat pada 2 Mei 1784.

Namun lokasi makam ini tidak terlalu banyak mengundang minat pengunjung. Konon lokasi dihindari karena banyaknya sisi mistis yang dapat terjadi bila ada orang yang berbuat tak sopan di makam ini. IC/V/AND/27

Komentar Untuk sisi mistis