• Post author:
  • Post comments:0 Comments
  • Post category:Mistis / Mitos
  • Post last modified:19 Januari 2022
  • Reading time:4 mins read
asal usul kuntilanak
asal usul kuntilanak

Asal usul kuntilanak dalam bahasa jawa atau pontianak dalam bahasa melayu. Dalam kepercayaan Orang Jawa, kuntilanak tidak akan mengganggu ibu hamil jika wanita tersebut selalu membawa peniti, jarum, paku, pisau, gunting, atau benda-benda tajam lainnya saat bepergian.

********<>*********

Hantu yang satu ini bisa dibilang, hantu yang paling popular di Indonesia bahkan  mungkin di Asia Tenggara. Penampakannya, wanita dengan baju panjang berwarna putih, dengan rambut panjang terurai dan selalu muncul di pinggir jalan, pohon-pohon besar atau bangungan yang terlantar. Kemunculannya selalu membuat orang terkejut dan lari ketakutan setengah mati.

Orang Jawa menyebutnya kuntilanak,  orang Melayu, Singapura, Malaysia hingga Thailand menyebutnya puntianak atau Pontianak. Konon hantu ini justru muncul dari Indonesia sudah sejak lama. Penamaan Puntianak atau Pontianak memiliki kesamaan dengan nama Kota Pontianak di Kalimantan Barat. Adakah hubungan keduanya??

legenda kuntilanak
legenda kuntilanak

Legendanya mengisahkan asal-usul kuntilanak berasal dari perempuan hamil yang meninggal dunia sebelum melahirkan anaknya. Itulah yang menyebabkan munculnya kepercayaan di Jawa bahwa kuntilanak tidak akan mengganggu ibu hamil jika  wanita tersebut selalu membawa peniti, jarum, paku, pisau, gunting, atau benda-benda tajam lainnya  bila bepergian. Kepercayaan ini juga yang mendasari kebiasaan orang-orang tua untuk meletakkan benda tajam seperti  gunting, jarum dan pisau di dekat tempat tidur bayi.

Senada dengan kepercayaan orang Jawa, orang Melayu juga mempercayai jika benda-benda tajam seperti paku dan sejenisnya dapat  menangkal gangguan kuntilanak. Ketika kuntilanak datang menyerang, paku bisa ditancapkan pada lubang yang ada di belakang lehernya. Tapi orang Jawa mempercayai jika orang harus menancapkan paku ke bagian  ubun-ubun kepala kuntilanak.

Asal Usul Kuntilanak dalam Legenda

Mitos dan cerita  Kuntilanak dapat ditelusuri dari kisah masyarakat  Kalimantan. Konon di wilayah pantai barat Kalimantan terjadi aib yang menimpa kerabat pembesar istana kerajaan. Aib itu adalah ditemukkannya salah satu putri pembesar  tengah mengandung akibat hubungan di luar nikah.  Tentu saja hal ini mencoreng kehormatan kerabat kerajaan tersebut. Agar nama baik keluarga tidak hancur, keluarga tersebut memutuskan untuk mengasingkan putri malang itu ke sebuah pulau di tengah-tengah Sungai Kapuas.

Karena hidup seorang diri, akhirnya ia mengalami gangguan jiwa akibat aib yang harus ia tanggung sendirian. Kadang ia tertawa, menangis dan berteriak-teriak sendirian. Kondisi yang buruk diduga putri ini meninggal dunia saat melahirkan anak yang dikandungnya. Sungguh kondisi yang sangat mengenaskan.

Konon menurut mitos masyarkat, arwah putri tersebut gentanyangan dan tinggal di lubang pada  pohon besar yang berada di pulau itu.  Ada juga mitos yang menyebutkan jika ia berhasil melahirkan bayi namun karena pendarahan ia meninggal berikut bayi yang baru dilahirkannya. Itulah sebabnya semenjak itu, para nelayan kadang kala melihat sosok wanita yang tengah menggendong bayi berdiri ditepian bibir sungai. Ini juga yang membuat para nelayan menyebutnya kunti anak atau perempuan yang menggendong bayi atau bahasa Melayu puan anak hingga menjadi  puntianak atau kuntilanak.

Sementara legenda lain menyebutkan jika puntianak ini terkait dengan kisah Syarief Adbulrahman Alkadrie, pendiri Kesultanan Pontianak. Sultan sempat diganggu hantu saat hendak mencari wilayah untuk didirikan istana. Mereka menggunakan empat belas perahu kakap menyusuri Sungai Kapuas dan menemukan pulau yang kini dikenal dengan nama Batu Layang yang kemudian mendapatkan gangguan dari hantu Pontianak.

Syarif Abdurrahman terpaksa menembakkan meriam untuk mengusir hantu-hantu yang menggangu rombongannya. Tembakan peluru meriam ini juga menjadi batas kesultanan yang terbang hingga melewati simpang tiga Sungai Kapuas dan Sungai Landak yang sekarang dikenal sebagai Benting Kampung Dalam Bugis Pontianak Timur atau Kota Pontianak. IC/VI/AND/02

Komentar Untuk asal usul kuntilanak