Posted On 19 Mei 2022

Kisah Perbanditan Jawa Masa Kolonial

Indonesian Culture 0 comments
IndonesianCultures.Com >> News >> Kisah Perbanditan Jawa Masa Kolonial

Perbanditan di Jawa sudah meluas pada masa colonial Belanda. Beberapa daerah yang terkenal memiliki bandit-bandit ganas seperti Batavia, Banten, Surakarta, Yogyakarta, Surabaya hingga Bali.

Belum ada Borgol. Begini cara polisi menangkap para criminal masa colonial .source : tropenmuseumz

Thomas Stamford  Raffles, pernah menyebut Jawa sebagai kawasan penuh pergolakan, keributan, konflik, hingga peperangan yang terus terjadi sepanjang waktu. Buku ‘Bandit-Bandit’ Pedesaan di Jawa” (Studi Historis 1850-1942), karya  sejarawan UGM, DR Suhartono membahas lengkap dunia ‘perbanditan’ di Jawa pada kurun itu serta situasi sosial seperti apa yang membuat munculnya aksi kekerasan tersebut.

Wajah-wajah kecu setelah diringkus polisi. .source : tropenmuseum

Umumnya jenis perbanditan yang paling  banyak terjadi di kawasan pedesaan  Jawa adalah rampok,  kecu, ‘koyok,’ dan aksi-aksi premanisme  sejenisnya. Menurut catatan,  aksi perbanditan ini dilakukan dengan melakukan pembakaran terhadap kebun tebu, gudang tembakau, penjarahan benda purbakala berharga karena dicari oleh orang-orang Eropa.

Operasi penangkapan kecu besar-besaran. .source : tropenmuseum

Di Vorstenlanden atau wilayah kerajaan yang ada di Yogyakarta dan Surakarta, dikenal munculnya ‘kecu’alias  penjahat dan preman. Gerombolan  ‘kecu’. Para bandit ini kebanyakan  mengincar atau menargetkan  aparat birokrat pemerintah tingkat desa, yang disebut ‘ bekel’.  Polisi kolonial menyebutkan, antara 1885-1900 tercatat di Klaten terjadi 23 kali tindak peng-kecuan, Sragen 16 kali, Surakarta, 15 kali, Boyolali 13 kali, dan Wonogori 8 kali. IC/VIII/AND/08

 

Ingin tahu info-info tentang sejarah Indonesia, indonesia culture dan beragam budaya yang ada di negara ini. ayo kunjungi saja www.indonesiancultures.com disini kamu akan belajar banyak tentang budaya, adat yang pernah ataupun terjadi di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Jahe Merah Dapat Sembuhkan Covid-19, Benarkah?

Pandemi covid-19 memang membuat kalangan masyarakat takut dan bingung. Pasalnya, selain virus corona ini membahayakan,…

Raja Bali, Pencetus Pencarian Situs Majapahit

Raja Bali, Pencetus Pencarian Situs Majapahit Menyingkap rahasia kehidupan masa lalu tak bisa dilepaskan dari…

Augmented Reality (AR), Teknologi Terbaru Minilemon.

Sebanyak 149 booth dari 96 lembaga sekolah, 8 kampus, 25 UMKM, dan BUMN, BUMD serta…