Posted On 2 September 2021

Asal Usul Kata Tukar dalam Perdagangan Nusantara

Wisnu 0 comments
IndonesianCultures.Com >> Historica >> Asal Usul Kata Tukar dalam Perdagangan Nusantara

Kata tukar diduga berasal dari kata “tuccar,” sebuah kata untuk menyebut “pedagang” dalam bahasa orang Turks. Ini adalah bukti pedagang Nusantara sudah berdagang secara internasional.

*****************

Jauh sebelum dipakainya mata uang, perdagangan dilakukan dengan cara menukar barang dengan barang yang lainnya. Cara ini disebut juga dengan barter. Pola yang sangat sederhana namun efektif dalam menggerakkan ekonomi sebuah kerajaan hingga suatu bangsa. Hampir semua bangsa di dunia ini melakukan cara ini.

Demikian juga yang terjadi di Nusantara. Masyarakat Nusantara sudah menjalin hubungan dengan banyak bangsa di dunia. Bahkan menurut bukti-bukti arkeologi, masyarakat Nusantara ini sudah berdagang hingga ke Afrika, Arab hingga Roma dan Eropa Timur.

Ini artinya, nenek moyang orang Nusantara sudah menerima dan memakai kaidah internasional dalam berhubungan dan berdagang dengan bangsa-bangsa lain.

Situasi sebuah pasar dimasa lalu, Source: oip.

Barter atau saling bertukar barang adalah sistem perdagangan di zaman kuno. Orang di Nusantara menyebutnya dengan kata “tukar”. Ternyata setelah diteliti, kata tukar ini diduga berasal dari kata “tuccar,” sebuah kata untuk menyebut “pedagang” dalam bahasa orang Turks. Orang Turks adalah bangsa Turki kuno yang mendiami wilayah Arab hingga Laut Mediterania.

Orang-orang Turks ini adalah nama Bangsa Tocharia yang berdagang dengan mereka dalam kurun waktu yang sangat lama. Penggunaan kata “tukar” di wilayah Nusantara adalah hal yang umum, bahkan kata itu masih digunakan hingga saat ini. Serapan kata ini dapat diasumsikan merupakan hasil serapan pedagang Nusantara yang eksis melakukan perdagangan di wilayah Asia Tengah pada masa kuno. IC/III/AND.

 

Ingin tahu info-info tentang sejarah Indonesia, indonesia culture dan beragam budaya yang ada di negara ini. ayo kunjungi saja www.indonesiancultures.com disini kamu akan belajar banyak tentang budaya, adat yang pernah ataupun terjadi di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Ternyata Kekayaan VOC Belum Ada yang Menandingi Hingga Sekarang

Gajah mati meninggalkan gading, VOC bubar meninggalkan asset. Bahkan hingga 4 abad kemudian, rekor kekayaannya…

Sejarah Dyah Wijaya, Raja Pertama Kerajaan Majapahit (1)

  Sosok penting ini biasa disebut sebagai Raden Wijaya. Nama tersebut ditulis di dalam Pararaton.…

Kelereng dan Figurin, Permainan Anak-anak Zaman Majapahit

Menarik untuk mengulik bagaimana kehidupan masa lalu nenek moyang orang Nusantara. Jika saat ini begitu…