Posted On 9 September 2021

Saat Napoleon Menguasai Nusantara (1800-1811)

Wisnu 0 comments
IndonesianCultures.Com >> Historica >> Saat Napoleon Menguasai Nusantara (1800-1811)

Saat Napoleon dari Perancis menaklukkan Eropa, source : national geografic

Setelah VOC bangkrut, Napoleon ternyata secara tidak langsung pernah menguasai wilayah Nusantara, yang kemudian di gantikan Inggris dan kembali ke Kerajaan Belanda.

**************

VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie) dinyatakan resmi bangkrut dan dibubarkan pada akhir abad ke-18, tepatnya pada 1 Januari 1800. Pada saat yang bersamaan, Belanda juga kalah pada Perang Eropa melawan Perancis. Secara otomatis, wilayah koloni Belanda berpindah tangan menjadi milik Perancis.

Meski jadi milik Perancis, namun secara administratif pemerintahan, Nusantara masih di bawah kekuasaan negara kesatuan Republik Belanda hingga 1806. Pemerintahan Republik ini kemudian dilanjutkan Kerajaan Hollandia hingga 1810. Sejak saat itu dimulailah perang perebutan kekuasaan antara Perancis-Belanda dan Inggris Raya meletus.

Nusantara berturut-turut diperintah oleh Gubernur Jenderal Perancis-Belanda, Overstraten, Wiese, Daendels, dan Jan Willem Janssens. Pada masa Daendels modernisasi Pulau Jawa dilakukan. Dibangunnya Jalan Raya Pos, yang pada masa sekarang menjadi jalur Pantura dari Anyer hingga Panarukan.

Pemerintahan Perancis-Belanda ini lantas meluaskan daerah jajahan hingga ke Lampung. Jika di barat semakin luas, di timur justru semakin surut dengan kehilangan Ambon, Ternate dan Tidore yang direbut Inggris.

Walau singkat, masa pemerintahan Perancis-Belanda banyak melakukan pembangunan

Pada 1810 saat Perancis menang Perang Eropa dan menganeksasi Belanda, maka daerah koloni juga harus mengikutinya. Bendera Perancis dikibarkan di Batavia, dan Daendels kembali ke Eropa untuk berperang di bawah panji-panji Perancis.

Gubenur Jendral Janssens, pengganti Deandles, tidak memerintah lama, karena pasukan Inggris di bawah komando Lord Minto datang dan merebut Jawa dari Belanda-Perancis.

Peta politik global ini turut mempengaruhi peralihan kekuasaan beberapa wilayah Hindia-Belanda. Penempatan pasukan dan pemerintahan administratif juga ikut berubah hingga di tekennya dan perjanjian damai antara Inggris dan Peranci diantaranya Persetujuan Amiens di Peranci dan Kapitulasi Tuntang di Jawa.

Perjanjian Kapitulasi Tuntang sejatinya perjanjian penyerahan kekuasaan kolonial di Nusantara dari pemerintah Hindia Belanda kepada pemerintah Inggris Raya yang dilakukan di Calcuta India. Perjanjian ini kemudian diserahkan dan dilaksanakan di desa Tuntang, kecamatan Tuntang, kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah pada 1811. IC/III/AND.

 

Ingin tahu info-info tentang sejarah Indonesia, indonesia culture dan beragam budaya yang ada di negara ini. ayo kunjungi saja www.indonesiancultures.com disini kamu akan belajar banyak tentang budaya, adat yang pernah ataupun terjadi di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Rahasia Kejayaan Majapahit Era Hayam Wuruk

[caption id="attachment_5284" align="alignnone" width="1280"] source : 1001 indonesia[/caption]   Majapahit mencapai kebesarannya pada abad XIV, …

Mpu Manik Angkeran, dari Kuptra  Menjadi  Suputra

  [caption id="attachment_5741" align="alignnone" width="640"] source : shruyb[/caption]   Berawal dari kebiasan buruknya berjudi, Manik…

Koleksi Kitab Lontar Berhuruf Arab Pegon di Museum Islam Indonesia Lamongan

Kerajaan Mughal atau Mughal Baadshah  adalah sebuah kerajaan yang berkembang dan menguasai Afganistan, Baluchistan, dan sebagian besar anak benua…