Posted On 19 Juli 2021

Balas Dendam Inggris Pasca Kematian Thomas Parr (Bagian 2)

Wisnu 0 comments
IndonesianCultures.Com >> Situs >> Balas Dendam Inggris Pasca Kematian Thomas Parr (Bagian 2)

Jumlah penduduk yang awalnya 1000 jiwa, hanya tertinggal 350 jiwa saja. Pembantaian besar-besaran dilakukan Inggris tanpa ragu sedikit pun.

********************

Setelah kematian Gubenur Thomas Parr masalah tidak berhenti. Meski telah dibentuk tim khusus, nyatanya menemukan dengan pasti siapa pembunuhnya bukan perkara mudah. Jadi, monumen yang saat ini masih tetap berdiri tersebut sesungguhnya memiliki arti sejarah kepahlawanan dari dua bangsa, yaitu; bagi bangsa Inggris untuk memperingati Thomas Parr sebagai pahlawan Inggris, sedangkan bagi rakyat Indonesia di Bengkulu, monumen tersebut jadi tanda kekejaman Inggris demi memperjuangkan kemerdekaan Bengkulu dari cengkeraman penjajah.

Tentara Bayaran

Pasca kematian Thomas Parr, pejabat residensi dijabat W.E. Martin. Seperti kebanyakan orang Inggris, ia mengambil tindakan berisiko dengan menggandeng Daeng Mabella seorang kepala tentara bayaran asal Bugis. Tindakan ini harus diambil karena kekuatan Inggris nyaris lumpuh saat itu.

Strategi balas dendam lantas disusun. Inggris menyiapkan pasukan ganas itu terdiri dari legiun asing, bangsa Afrika dan Bugis. Inggris benar-benar diliputi amarah dan dendam. Inggris dan legiun asingnya lantas menyerbu dusun-dusun yang dianggap menjadi biang keladi perlawanan yaitu Dusun Besar, Sukarami, dan Lagan.

3 Desa Dibantai

Inggris dan tentara bayaran langsung memulai seranganya kepada setiap orang yang bergerak di depannya. Hampir seluruh rakyat 3 wilayah tersebut mereka bantai. Membakar habis rumah penduduk dan lumbung padi hingga rata dengan tanah. Separuh dari penduduk Dusun Besar musnah, tiga per empat dari hewan ternak pun telah lenyap. Jumlah penduduk yang awalnya 1000 jiwa, hanya tertinggal 350 jiwa saja. Pembantaian besar-besaran dilakukan Inggris tanpa ragu sedikit pun.

Adipati Lagan, dan Adipati Pagar Dewa semua telah dibunuh dengan amat kejam sebagai pembalasan atas kematian Thomas Parr. Raja Lelo alias Si Banjar, adik Adipati Sukarami, dan dalam pengejaran mereka pun menyingkir ke Musi.

Dalam pengejaran itu dan dalam perkelahian melawan serdadu serta kaki tangan Inggris, mereka gugur. Satu-satunya tokoh yang tertangkap hidup-hidup dari deretan pahlawan Bengkulu adalah Adipati Sukarami. Ia pun ditahan dan disiksa habis-habisan oleh Inggris. IC/W(habis).

Baca juga: Kuburan Bulek Tanda Ketegangan Politik Antara Pribumi Lawan Inggris (Bagian 1)

 

Ingin tahu info-info tentang sejarah Indonesia, indonesia culture dan beragam budaya yang ada di negara ini. ayo kunjungi saja www.indonesiancultures.com disini kamu akan belajar banyak tentang budaya, adat yang pernah ataupun terjadi di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Asal Mula Watu Gajah Sabda Sunan Bejagung, Pasukan Gajah Jadi Batu

Setelah tanah digaris, pasukan Majapahit tak mampu memasuki Kasunanan. Tapi saat Sunan bersabda, pasukan gajah…

Batu Megalitik Basemah, Orang Yang Konon Dikutuk Si Pahit Lidah

Oleh para peneliti batu-batu itu disebutkan hasil kebudayaan ribuan tahun sebelum masehi. Bentuknya yang nyaris…

Berburu Pusaka di Candi Gunung Wukir

Letaknya di atas sebuah bukit yang oleh penduduk sekitar dinamakan Gunung Singobarong. Untuk mencapainya harus…