Posted On 3 Januari 2022

Permainan Rock Balancing ala Nusantara Papacakan

Wisnu 0 comments
IndonesianCultures.Com >> Permainan Anak >> Permainan Rock Balancing ala Nusantara Papacakan
rock balancing
Fenomena Alam Rock Balancing
Sumber Gambar: Pinterest

Permainan Rock Balancing yang dibungkus fenomena alam. Permainan ini membutuhkan energi serta konsentrasi. Papancakan adalah media ajar bagi anak-anak agar memiliki niat dan semangat yang pantang menyerah dalam mempersiapkan kehidupan di masa depannya.

***************<>**************

 

Sempat membuat heboh pemberitaan, saat media social mengabarkan berita tentang batu-batu yang tertumpuk rapi dari bawah hingga atas di atas batu-batu di sungai Cibojong, Sukabumi, Jawa Barat. Ada komentar yang menyebut jika batu-batu yang bertumpuk itu adalah ulah atau karya penunggu sungai setempat. Benarkah demikian?

Celakanya, komentar ini justru banyak yang mempercayainya sebagai fenomena mistis bahkan fenomena alam. Masyarakat memilih untuk mencari jalan termudah atas sebuah fenomena yang terjadi di sekitarnya. Padahal sudah sejak lama seni menumpuk batu atau permainan rock balancing ini dikenal di Nusantara. Saking lamanya, bahkan seni ini sudah menjadi permainan tradisional yang diberi nama Papacakan.

Saat ditemukan tumpukan batu tersusun di Sungai Cibojong, Sukabumi langsung dihancurkan masyarakat dan pihak yang berwajib. Sebab mereka menakutkan jika batu-batu tersebut dimanfaatkan untuk mengaitkan dengan fenomena-fenomena mistis yang mungkin akan merugikan masyarakat.

Seni Menumpuk Batu

Sebenarnya seni menumpuk batu itu bukan hal baru. Sejumlah permainan tradisional Nusantara juga banyak menggunakan kekayaan alam yang melimpah di Nusantara. Seni menumpuk batu hanya salah satu dan sudah ada sejak lama. Sayang sekali jika belakangan ini seni permainan ini justru dilupakan masyarakat. Padahal jika digali lebih dalam dari permainan tradisional ini kita akan dapat mengetahui kekayaan dan filosofi budaya Indonesia.

 

fenomena alam rock balancing

Permainan tradisional Nusantara hadir sebagai sarana pembelajaran bagi manusia setempat terhadap diri dan alam sekitarnya. Unsur dari permainan tradisional memiliki konsep sebagai penghargaan dan pengenalan pribadi manusia pada seluruh angota tubuhnya, seperti tangan, mata, kaki, hingga panca indra. Karena itu, unsur permainan tradisional adalah meniup, melempar, menyusun dijadikan media transmisi olah kemampuannya.

Setelah mengenal diri, berikutnya adalah mengenal lingkungannya. Lahirlah permainan-permainan dengan menggunakan dan memanfaatkan media lingkungan sekitarnya, salah stunya adalah papacakan. Lewat permainan menyusun batu-batu, anak-anak bisa melatih logika berpikir, kesabaran dan kreativitas. Itulah sebab mengapa anak-anak dan masyarakat Indonesia demikian memiliki pemikiran yang luhur tentang hidup mereka. Sebab semua pemikiran itu lahir dan diilhami oleh lingkungan sekitarnya yang terasah sekian lama lewat permainan tradisional.

Sebut saja permainan seperti gaplok, sorodot, atau papancakan, semua permainan itu menggunakan unsur-unsur yakni batu. Khusus papacakan adalah permaianan menyusun batu ke atas agar seimbang dan tinggi. Dalam permainan-pemainan itu anak-anak menggali dan mengasah kemampuan dirinya baik logika, kreativitas, dan kesabaran agar bentuk itu terwujud.

Permainan Rock Balancing Melatih Konsentrasi dan Fokus

Papacakan mengajarakan ketika anak-anak bermain kemampuan konsentrasi dan fokus menjadi hal penting. Sebab jika tidak demikian bisa saja batu-batu itu akan mudah runtuh dan tidak bisa bermain.

Seperti yang dilakukan seniman rock balancing dari Garut, GT Suryadi, tentu saja permainan ini membutuhkan energi serta konsentrasi. Dan bahkan saat susunan batu-batu itu runtuh, mereka akan tetap menyusunnya kembali hingga berbentuk bak tugu yang menjuang. Papancakan adalah media ajar bagi anak-anak agar memiliki niat dan semangat yang pantang menyerah dalam mempersiapkan kehidupan di masa depannya. IC/V/AND/25

 

Ingin tahu info-info tentang sejarah Indonesia, indonesia culture dan beragam budaya yang ada di negara ini. ayo kunjungi saja www.indonesiancultures.com disini kamu akan belajar banyak tentang budaya, adat yang pernah ataupun terjadi di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post

Permainan Petak Umpet dan Kepanikan ‘Si Kucing’

[caption id="attachment_2648" align="aligncenter" width="693"] Sumber Gambar: jybmedia[/caption]   Permainan petak umpet ini tergolong unik. Dalam…

Hopstoch Jadi Engklek di Indonesia

Permainan ini juga dilakukan di luar negeri. Masyarakat Eropa, menamakan permainan ini Hopscotch. Para ahli…

Sorodot, Permainan Zaman Batu

Jika batu-batu penjaga tidak roboh, maka tim penjaga yang mengambil kesempatan menjadi penyerang atau pelempar.…